Walikota Pasuruan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan Terima Penghargaan Nasional di Harganas XXV

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

 

Manado, Kabarpas.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas)BKKBN menyelengarakan beragam kegiatan sebagai rangkaian peringatan Harganas XXV tahun 2018. Tema Harganas XXV tahun 2018 adalah, “Hari Keluarga, Hari Kita semua” dengan membawa tagline “Cinta Keluarga Cinta Terencana” yang memiliki maksud pentingnya mencintai dalam keluarga dan pentingnya perencanaan dalam membangun keluarga.

Hari Keluarga Nasional (Harganas) ditetapkan tanggal 29 Juni melalui Keputusan Presiden RI Nomor 39 tahun 2014. Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan pada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Pada hari Jum’at malam tanggal 6 Juli 2018 bertempat di Bumi Beringin Kediaman Gubernur Sulawesi Utara diadakan kegiatan Temu Prestasi Program KKBPK dan pemberian penghargaan dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Ibu Puan Maharani kepada Gubernur/Bupati/Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi/Kabupaten/Kota.

Sebanyak 21 orang yang menjabat Gubernur/Bupati/Walikota menerima penghargaan Satyalancana Pembangunan. Menko PMK juga memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana pada 74 Gubernur dan Bupati/Walikota, penghargaan Wira Karya Kencana pada 4 profesi, penghargaan Dharma Karya Kencana pada 17 mitra kerja, juga penghargaan Cipta Karya Kencana pada 2 mitra kerja.

Perlu diketahui ada 3 penghargaan yang di raih Pemerintah Kota Pasuruan yaitu Penghargaan Manggala Karya Kencana Kepada Walikota Pasuruan Bapak Drs. H. Setiyono, M.Si. Penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan Ibu Hj. Rini Widjayanti Setiyono, S.Pd, MM dan Penghargaan Prakarti Madya II Tingkat Nasional Pelaksana Terbaik PKK KKBPK-Kesehatan kategori Kota Tahun 2018 kepada Kelurahan Tembokrejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo mengajak masyarakat untuk memperhatikan pembangunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dengan menerapkan 8 Fungsi keluarga secara optimal (agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan). Keluarga harus memperhatikan pola asuh anak dan memberikan kebutuhan kesehatan, kasih sayang, cinta dan pendidikan yang sebaik-baiknya, kepada keluarga yang memiliki balita harus penuhi asupan gizi anak mulai dari 1000 hari pertama kehidupan.

Intinya momentum Hari  Keluarga Nasional, kita diingatkan kembali akan pentingnya keluarga sebagai tempat persemaian putra-putri kita dalam membangun karakter dan menanamkan nilai-nilai sosial budaya didalam keluarga yang akhirnya ke masyarakat, guna menciptakan nilai-nilai kepribadian yang akhirnya dapat membentuk nilai-nilai luhur bangsa.

Untuk itu harus dilestarikan oleh segenap anggota keluarga, agar menjadi suatu kekuatan dalam keluarga  baik di bidang kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya, sebagai wahana yang tangguh demi terwujudnya ketahanan keluarga yang pada akhirnya mewujudkan ketahanan nasional. (ajo/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *