Paslon SAE Siap Sinergikan Program Tri Prasetya

Reporter : Puguh
Editor : Memey Mega

Malang, Kabarpas.com – Dengan mengusung program Tri Prasetya, paslon Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko optimis akan mampu melengkapi program yang ada di pemerintahan Kota Malang.

“Tri Prasetya tidak serta merta manafikan program yang selama ini ada. Yang baik tetap akan dilanjutkan, yang kurang baik disempurnakan dan program yang tidak baik harus diganti dengan yang lebih baik,” terang Sutiaji, Calon Walikota Malang saat acara halal bihalal dirumahnya, Jumat (22/6).

Memasuki akhir kampanye Pilkada 2018, tentunya perang program para Pasangan Calon Walikota Kota Malang 2018 makin gencar merasuki berbagai media lokal maupun nasional untuk merebut hati calon pemilih.

Kompetisi informasi dan jargon melalui media sosial utamanya, menurut Pasangan SAE tetap perlu dilakukan, agar masyarakat memiliki informasi yang cukup mana program yang rasional dan mana program yang tidak rasional untuk digunaan sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan pilihan mereka tanggal 27 Juni 2018.

Bagi paslon SAE bernomor 3 ini, informasi yang disampaikan kepada masyarakat kota Malang haruslah bertolak dari adanya perencanaan logis, rasional, terukur dan transparan yang dapat dilaksanakan secara nyata pada masa jabatan lima tahun 2018 2023.

Artinya, program kerja Calon Walikota Malang harus membumi, bukan sekedar judul artikel dan janji-janji politik kampanye yang hanya dimaksudkan untuk kepentingan psikologis demi mendapatkan suara dukungan dari warga calon pemilih.

“Penyampaian informasi program yang tepat dan terukur waktu pelaksanaannya akan membuka wawasan publik untuk menilai rasionalitas program sesuai dengan APBD, regulasi, dan sumberdaya yang dimiliki terhadap masalah-masalah yang harus diselesaikan,” imbuhnya.

Untuk itu Paslon SAE Sutiaji-Edi mengemas program unggulan Tri Prasetya yang bertumpu pada program kesejahteraan sosial, ekonomi dan program infrastruktur, menjadi lebih terukur yaitu dalam tiga tahapan, tahap pembangunan jangka pendek jangka menengah, dan pembangunan jangka panjang.

Pembagian tiga tahap program Tri Prasetya ini dimaksudkan agar seluruh sumber daya dapat lebih fokus, terarah, efektif, efisien, dan terukur sehingga lebih mudah dilakukan pengawasan sejak awal perencanaan hingga akhir pelaksanaan program. (Guh/Mey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *