Komitmen Jaga Lingkungan, HCML Tanam 8.000 Mangrove di Pesisir Pasuruan

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Sebagai salah satu bentuk komitmen dalam menjaga lingkungan. Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan penanaman mangrove 8000 batang di Pesisir Pasuruan, tepatnya di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Tuntasnya penanaman 8.000 batang mangrove yang dilakukan secara bertahap sejak dua bulan silam itu ditandai dengan penanaman 80 pohon trembesi dan mahoni di sekitar lokasi Gas Metering Station (GMS) yang ada di Desa Semare, Kecamatan Kraton Pasuruan, Sabtu (21/4/2018).

“Penanaman mangrove ini bagian dari komitmen HCML untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup. Ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan dan arahan dari SKK Migas. Jika digabungkan dengan penanaman mangrove di tahun 2016, total mangrove yang ditanam HCML kini berjumlah 12.500,” kata General Manager Huang Chunlin kepada Kabarpas.com, saat ditemui seusai penanaman pohon trembesi dan mahoni.

Ditambahkan, ada banyak manfaat menanam mangrove, antara lain, mencegah erosi pantai, menjadi katalis tanah dari air laut, habitat perikanan, memberikan dampak ekonomi yang luas, mencegah pemanasan global, hingga menjaga kualitas air dan udara.

“Semoga mangrove tumbuh bagus sehingga kualitas lingkungan hidup bisa kita tingkatkan,” harapnya. Dalam acara ini secara simbolis Huang Chunglin menyerahkan satu pohon trembesi yang siap ditanam.

Kegiatan penanaman 8.000 pohon mangrove yang mendapat dukungan dari Forum DAS Pasuruan ini diharapkan bisa meningkatkan harapan hidup pada pohon mangrove yang ditanam. Ditargetkan dari 8.000 pohon minimal bisa hidup 70-80 persen.
“Jadi kami tidak hanya menanam tapi juga akan merawat selama satu tahun penuh,” terang Huang Chunlin.

Dalam kegiatan penanaman 8.000 pohon mangrove ini, dihadiri oleh Senior Manager Humas SKK Migas Jabanusa Dony Aryantho, Badan Lingkungan Hidup Pasuruan, Muspika Kraton dan Kepala Desa Semare.

Tuntasnya program penanaman 8.000 pohon mangrove ini disambut gembira oleh warga sekitar yang disampaikan melalui Plt Camat Kraton, Ridwan Haris.

“Program penanaman mangrove ini sangat ditunggu oleh masyarakat. Kami berharap dapat menyambung silaturahim dan komunikasi dengan masyarakat sekitar,” kata Ridwan Haris saat memberikan sambutannya mewakili Muspika setempat.

Sementara Kades Semare, H Yazid mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak HCML yang selama ini telah banyak mendukung kegiatan di desanya tersebut.

“Saya sampaikan terima kasih banyak kepada pihak HCML yang selama ini sudah mensupport kami. Semoga sinergi ini dapat terus berjalan dengan baik dan istiqomah. Dan sekarang di Desa kami ada acara Kartinian, di situ kami pasang logo HCML, karena kami memang dudukung HCML,” ucapnya.

Pada bagian lain, Senior Manager Dony Aryanto mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan terhadap HCML. Dijelaskan, HCML ini merupakan kontraktor yang mendapat tugas negara untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Karena itu seluruh aset yang dikelola HCML, termasuk yang ada di Desa Semare merupakan aset negara.

“Karena itu, dukungan dari masyarakat Semare, aparat desa, kecamatan, hingga di kabupaten Pasuruan serta sangatlah penting agar HCML bisa menjalankan tugasnya dalam meningkatkan ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (ajo/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *