Duh, Sudah Belasan Tahun Warga Tambak Lekok Kesulitan Air Bersih

188 views

Reporter : Abdur Rozaq

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Sudah sekitar belasan tahun, warga Dusun Porangan, Desa Tambak, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, hidup tanpa fasilitas air bersih. Warga dusun paling barat kecamatan Lekok ini, hanya mengandalkan air sungai Rejoso untuk mencuci dan mandi. Air sungai disedot dengan pompa diesel.

Dan ironisnya, untuk mendapatkan air tersebut, warga harus membayar tujuh ribu rupiah sekali isi bak mandi.

“Sekali isi, warga harus membayar tujuh ribu rupiah. Itu hanya untuk mengisi bak mandi,” jelas Hasanah (65), warga setempat.

Sedangkan untuk memasak, mereka membelinya dari warga Patuguran yang memasang pipa PDAM. Sementara untuk mengangkut air dari Desa Patuguran pun, warga harus melewati pematang tambak yang pavingnya seringkali ambles. Memang ada warga yang menjajakan air bersih untuk memasak. Namun perjerigen dihargai sepuluh ribu rupiah.

“Sudah belasan tahun seperti ini,” jelas Munir (20), warga lainnya kepada Kabarpas.com.

Munir juga menjelaskan, selama ini pompa air juga sering mengalami kerusakan karena sudah tua.

“Kadang sampai tiga hari kami tidak bisa mengisi air. Makanya kami harus mengirit air untuk mandi dan mencuci,” sambungnya.

Selain sering mengalami kerusakan, Wakiah (56), menduga ada perlakuan tidak sama saat mengisi bak air.

“Penjaga pipa saluran air mendahulukan para familinya daripada warga lain,” ungkapnya seraya menolak menyebut nama oknum penjaga pompa air yang dia maksud.

Untuk sekadar diketahui, Dusun Porangan, Desa Tambak, memang terisolasi dibanding dusun lain di Kecamatan Lekok. Di dusun ini hanya berdiri kurang lebih empat puluh rumah dan dikelilingi oleh area tambak.

Meski lebih dekat dengan Desa Jarangan dan Patuguran, secara administrasi dusun ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Lekok. Tidak seperti Desa Jarangan yang hanya dipisahkan oleh sungai Rejoso, saluran air bersih masih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi warga dusun ini. (zaq/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *