Begini Cara Pemkot Pasuruan Fasilitasi Pemberdayaan Ormas

Reporter : Rendi Jaelani

Editor : Memey Mega

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pasuruan, menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Organisasi Masyarakat (Ormas) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Pasuruan 2018. Kegiatan ini berlangsung di gedung SMK Untung Surapati Kota Pasuruan.

Pada kegiatan tersebut Wali Kota Pasuruan, H Setiyono didampingi Sekretaris Daerah, Bahrul Ulum, Kepala Polisi Resort Kota Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, dan seluruh Kepala OPD serta Camat berdialog dengan sejumlah LSM yang hadir.

Dalam dialog tersebut Wali Kota Pasuruan, H. Setiyono mengutarakan, banyak permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Pasuruan, diantaranya di dalam perjalanan penyelenggaraan Pemerintahan terbit regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 sehingga ada perubahan kelembagaan yang membuat kerja Pemerintah Kota Pasuruan kurang optimal.

“Karena dengan adanya perubahan kelembagaan tersebut dapat mempengaruhi APBD Kota Pasuruan. Oleh karena itu perlu penataan dan pembenahan di setiap OPD yang ada,” kata Wali Kota Pasuruan saat memberikan pemaparannya.

Pemerintah Kota Pasuruan punya tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat untuk membangun manusia seutuhnya yang terdiri dari non fisik yaitu masalah kesehatan, pendidikan dan kemiskinan sedangkan fisik terdiri dari pembangunan jalan, trotoar, pavingisasi, gedung dan lain-lain.

“Untuk mendukung peningkatan perekonomian di sekitar Jalan Tol Pasuruan. Pemerintah Kota Pasuruan harus merubah RT/RW dan bisa menarik investor untuk menanamkan modal ke Kota Pasuruan sehingga Kota Pasuruan punya daya saing terhadap daerah lain,” tegasnya.

Selain itu, di pemaparannya yang terakhir, Wali Kota Setiyono juga mengungkapkan bahwa Kota Pasuruan sejak lama dikenal dengan julukan Kota santri, untuk itu sarana dan prasarana harus dibangun untuk bisa lebih mengangkat dan mendukung Kota santri. Kedepan akan dibangun gedung Islamic Center yang tujuannya untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami.

“Dengan perkembangan yang di programkan oleh Pemerintah Kota Pasuruan masih ada kendala-kendala yang dihadapi Pemerintah Kota Pasuruan sehingga peran ormas diharapkan dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pasuruan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Selanjutnya, seusai pemaparan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Walikota Pasuruan dengan para LSM. Dan diharapkan minimal 3 bulan sekali acara dialog interaktif ini bisa ditindak lanjuti dan dilaksanakan. (ren/mey).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *