Membangun Karakter Disiplin

1.352 views

 

Oleh : Edvan M Kautsar Motivator Indonesia & Founder Kautsar Management

Jakarta, Kabarpas.com – Disiplin adalah sebuah nilai yang paling dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. Karena seseorang bias sukses ketika memiliki sifat disiplin dalam kesehariannya. Saat seseorang disiplin belajar, disiplin mengerjakan sesuatu pasti ujungnya adalah kesuksesan.

Saya mengibaratkan misalnya setiap hari kita disiplin untuk terus melangkah menuju sebuah tempat, lama-lama jika kita terus melangkah, maka akan sampailah diri kita ke tempat yang dituju.

Disiplin adalah ketika kita mau keras terhadap dirinya sendiri sebelum dunia keras terhadap dirinya. Namun, kebanyakan orang lebih memilih untuk memanjakan diri sendiri dibandingkan keras terhadap dirinya sendiri. Tegaslah pada diri kita. Terlalu banyak orang yang memanjakan diri ketika masih muda, dan ketika dia sudah tua, dunialah yang keras terhadapnya.

Dunia akan memaksanya untuk terus bekerja siang malam, dunia akan memaksanya untuk terus terbangun untuk bisa mencari pekerjaan atau uang. Karena saat muda, dia lebih memanjakan dirinya yang mana akhirnya semakin jauh dari sukses.

Masa Tua pun menjadi dampaknya.
Mulai hari ini, tegaslah pada diri kita. Misalnya saat pagi hari, saya yakin semua orang terbangun ketika mendengar alarm yang membangunkannya. Tapi disini orang-orang itu terbagi menjadi dua tipe.

Tipe Pertama adalah Tipe orang Gagal, dimana dia akan terbangun ketika mendengar suara alarm yang keras. Tapi sayangnya, dia hanya terbangun untuk mematikan alarm dan dia lebih memilih untuk tidur lagi alias memanjakan dirinya sendiri.

Tipe yang kedua adalah Tipe Orang Sukses, dimana ketika alarm membangunkannya. Dia langsung melompat dari tempat tidurnya, cuci muka, bersiap-siap sholat subuh, walau masih mengantuk, dia memaksa untuk tegas terhadap dirinya sendiri dan langsung berlari untuk menghilangkan kantuknya.

Mengawali hal seperti yang dilakukan oleh Tipe orang kedua ini akan terasa berat sekali pada awalnya. Tapi ketika sudah mengulang hal yang sama setiap hari, dalam seminggu saja, rutinitas bangun pagi ini akan sudah menjadi sebuah kebiasaan baru yang semakin hari akan semakin ringan.

Atau misalnya kita ingin mengerjakan sesuatu, tapi merasakan rasa malas yang amat sangat. Cukup pakai metode ‘do it for 15 minutes’. Paksa diri kita untuk mengerjakan di 15 menit pertama. Dan anda akan merasakan hal yang luar biasa, ketika sudah dikerjakan secara paksa selama 15 menit. Kita kehilangan rasa malas dan malah terus mengerjakannya.

Artinya, ketika anda ingin memiliki sifat disiplin, anda harus sedikit berkorban pada awalnya untuk tegas memaksa diri anda mengikuti pola disiplin yang sudah anda rencanakan. Ulangi selama beberapa hari, kemudian akan menjadi kebiasaan anda. Dan ketika sudah menjadi kebiasaan, maka sifat disiplin ini akan menyatu dengan diri anda dan menjadi karakter.

Disiplin dalam hal apa yang harus kita lakukan? Mulailah dari disiplin dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, mulai dari Ibadah sholat tepat waktu, olahraga setiap pagi, makan tepat waktu, datang tepat waktu, selesaikan pekerjaan tepat waktu. Mulailah dari hal paling sederhana dalam kehidupan kita.

Di Jepang, orang sangat anti untuk telat datang ke sebuah janji atau acara. Hal ini karena disiplin sudah menjadi karakter. Dan karena orang-orang Jepang memiliki karakter yang sama, sehingga itu menjadi sebuah Budaya Disiplin. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Hari ini kita masih sering mendengar budaya jam karet.

Sehingga untuk menghindari hal itu biasanya saat acara jam 9 pagi, diumumkanlah bahwa acara mulai jam 8 pagi. Hal tersebut sebetulnya tidak perlu terjadi jika disiplin sudah menjadi kesadaran diri orang-orang Indonesia.

Maka, mari kita budayakan sifat disiplin ini di keluarga kita, organisasi kita dan dikehidupan kita. Karena disiplin adalah kunci terampuh untuk meraih kesuksesan.

“Anda tidak perlu brubah drastis untuk menciptakan perubahan besar dalam kehidupan Anda. Tetapi Anda hanya perlu menerapkan sedikit saja kedisiplinan, maka kehidupan Anda akan berubah pada 90 hari mendatang, bukan pada 12 bulan mendatang atau 3 tahun mendatang.” Jim Rohn. (***).

__________________________________

* Rubrik Inspirasi dan Motivasi hidup ini adalah kerjasama antara Kabarpas.com (PT. Media Masyah Publika) dengan kautsarmanagement.id (Kautsar Management) yang berkantor di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *