Antisipasi Peredaran Narkoba, Petugas dan Warga Binan Lapas Pasuruan Dites Urine

Reporter : Joko Santoso

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Pasuruan. Seluruh petugas dan warga binaan di Lapas setempat dites urine, Sabtu (20/01/2018).

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, tes urine itu dilakukan sejak Sabtu pagi yaitu mulai pukul 08.15. Wib. Tampak belasan petugas dan puluhan warga binaan dites urinenya satu persatu.

Selanjutnya, pemeriksaan tes urine dilakukan dengan mengambil sampel urine dari para petugas dan narapidana yang menghuni di Lapas kelas II B Pasuruan tersebut.

Selain itu,  pemeriksaan ini dilakukan transparan dan menghadirkan dari dokter kesehatan drs.H. Sugiono dari Puskesmas Kebonsari.

Tes urine ini merupakan salah satu langkah pembersihan Lapas Kelas II B Pasuruan dari bahaya peredaran narkoba.

Kepala Lapas Kelas II B Pasuruan, Arimin mengungkapkan bahwa pada hari ini ada sebanyak 11 petugas dan 41 warga binaan Lapas Kelas II B Pasuruan yang dites urinenya. Menurutnya, tujuan dari tes urine ini adalah untuk memastikan bahwa para penghuni dan juga petugas Lapas Kelas II Pasuruan bebas dari Narkoba.

”Saya ingin membuktikan bahwa di Lapas Kota Pasuruan ini bebas dari narkoba, baik itu pegawai maupun warga binaan saya,” tegas Arimin saat ditemui Kabarpas.com di sela-sela pelaksanaan tes urine tersebut.

Masih kata Arimin, jika ada yang terbukti positif mengunakan narkoba adalah petugas, maka dirinya akan memberikan sanksi yang berat. “Ada sanksi tegas yang akan kami berikan, apabila kedapatan ada petugas yang menggunakan narkoba,” tandasnya.

Tes urine dilakukan secara internal tanpa melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun kepolisian. Arimin beralasan kegiatan itu sebagai intruksi dari pimpinan lembaga. (jok/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *