Tertibkan Pemilu, Ini Langkah Panwaslu, Polres dan Kejari Kabupaten Probolinggo

Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Untuk menertibkan proses pemilihan umum (pemilu) nanti, Polres Probolinggo bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Probolinggo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo melaksanakan kesepakatan bersama demi membasmi pelanggaran pidana yang terjadi. Kesepakatan itu disebut Sentra Penegakan Hukum Terpada (Gakkumdu) di Mapolres Probolinggo, Jum’at (12/1/2018).

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mengatakan, kerja sama Pengawas Pemilu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam wadah Sentra Penegakan Hukum Terpadu untuk menangani pelanggaran pidana Pemilu yang harus dikuatkan. Sehingga tercipta pemilu yang jujur, adil dan kondusif.

“Membangun kebersamaan dalam pola penanganan pelanggaran pidana Pemilu antara Pengawas Pemilu, Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu menjadi modal kuat dalam menghadapi Pemilu nanti,” jelasnya.

AKBP Fadly Samad menjelaskan, Gakkumdu tersebut akan dipusatkan di Kantor Panwaslu Kabupaten Probolinggo. Sehingga dengan kerja bersama bisa mempercepat proses pelaksanaan penindakan terkait pelanggaran pidana. Sebab, proses pelaporan dan penyelidikan Gakkumdu tersebut hanya berlaku selama tujuh hari.

“Maksudnya, jika ada laporan mengenai individu yang melakukan pelanggaran. Laporannya tidak boleh lebih dari satu minggu. Entah dari jangka perbuatannya maupun proses penyelidikannya. Jika melebihi batas waktu tersebut, maka akan dianggap gugur,” paparnya.

Kapolres Probolinggo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk sportif dalam pemilu nanti. Jika pun harus berkompetisi dan bersaing antar pendukung, tetap tidak melebihi batas dan koridor kemanusiaan. Sebab, sikap kompetitif antar masyarakat tersebut yang akan menjadi pemicu terpecahnya masyarakat. Sehingga terjadi kekerasan dan perselisihan satu sama lain.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Probolinggo Zaini Gunawan menambahkan, apabila terdapat laporan, maka akan segera ditangani oleh Panwaslu terlebih dahulu untuk dikaji. Jika pelanggaran tersebut masuk dalam pelanggaran pidana, maka akan segera dilakukan tindak lanjut oleh kepolisian dan kejaksaan. Sehingga dengan begitu proses penyelidikannya akan cepat terselesaikan.

“Nanti akan kami kaji terlebih dahulu, pelanggaran tersebut masuk pada pelanggaran etika, administrasi atau pidana. Jika masuk dipidana akan ditindaklanjuti. Tapi jika sebaliknya, maka tidak termasuk di ranah Gakkumdu,” tegasnya.

Zaini menerangkan, apabila sudah dinyatakan masuk pada ranah pelanggaran pidana, pihaknya akan melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan sesuai aturan yang berlaku. (fudz/nis)

Galat basis data WordPress Table './k6718498_wp/wp_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failed untuk kueri SELECT SQL_CALC_FOUND_ROWS wp_comments.comment_ID FROM wp_comments WHERE ( comment_approved = '1' ) AND comment_post_ID = 24347 AND comment_parent = 0 ORDER BY wp_comments.comment_date_gmt ASC, wp_comments.comment_ID ASC yang dibuat oleh require('wp-blog-header.php'), require_once('wp-includes/template-loader.php'), include('/themes/colormag/single.php'), comments_template, WP_Comment_Query->__construct, WP_Comment_Query->query, WP_Comment_Query->get_comments, WP_Comment_Query->get_comment_ids

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *