Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Tengah Laut Saat Mencari Ikan

Reporter : Hari Sudarmoko

Editor : Kholid Andika

Lekok, Kabarpas.com – Sholechul Jannah (37), warga Dusun Tampung Utara RT 17 RW 9, Desa Tampung, Kecamatan Lekok ditemukan tewas di tengah laut pada Sabtu (23/12/2017) sekitar pukul 05.00 WIB oleh rekannya sesama nelayan.

Informasi yang didapat oleh Polairud Polres Pasuruan menyebutkan, saat itu korban bersama ketiga temannya pergi mencari ikan di banjang (keramba di tengah laut). Sesampai di lokasi, korban turun di banjangnya, kemudian ketiga temannya turun di banjangnya masing-masing.

Selang beberapa waktu, sekitar pukul 21.00 WIB Jumat (22/12/2017), ketiga rekannya kembali karena sudah mendapatkan ikan. Namun, saat menjemput korban, ketiga rekannya tidak menemukan korban di banjangnya, akhirnya ketiga rekan korban kembali ke rumah dan memberitahukan kepada keluarga korban bahwa korban tidak ada.

Selanjutnya warga mencari korban dengan menggunakan perahu warga dan sekitar pukul 05.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan mengapung di tengah laut.

Menurut Kasat Polairud AKP Purlaksono saat dihubungi, bahwa korban meninggal murni karena kecelakaan dan tidak kuat untuk mengangkat keramba, akhirnya jatuh. Ditambah lagi keadaan cuaca sat itu sangat buruk.

“Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polsek Lekok, Muspika Lekok, dan di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” terang AKP Purlaksono.

Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk disucikan dan dimakamkan. Keluarga korban keberatan dilakukan visum. Mereka mengihklaskan dan menerima kejadian ini sebagai musibah. (dar/lid).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Info