Peringati Hari Badak Internasional, TSI II Prigen Kampanyekan Hands for Rhino

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

_________________________________

Pasuruan (Kabarpas.com) – Happy Rhinos Day’s International, di bulan September ini adalah bulan yang dipersembahkan kepada para badak yang ada di dunia. Pada tanggal 22 September adalah hari Badak International yang dirayakan diseluruh dunia untuk memperingati satwa Badak yang sudah hampir punah saat ini.

Badak merupakan salah satu satwa karismatik bagi upaya konservasi di dunia. Ada lima jenis spesies badak yang ada di dunia, badak yang berasal dari Afrika yaitu Badak Hitam, Badak Putih dan badak yang berasal dari Asia yaitu Badak Jawa, Badak Sumatera, dan Badak India.

Di Indonesia sendiri, satu-satunya Negara di dunia yang memiliki populasi tersisa dari keberadaan Badak Jawa dan Badak Sumatera.

“Selain pemburuan liar, karena habitat mereka yang kurang ideal akibat aktifitas manusia seperti perambahan dan konversi hutan. Sehingga menjadikan hewan terbesar kedua setelah gajah ini terancam keberadaannya,” kata Ayu Sari, Markom Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen kepada Kabarpas.com.

Dijelaskan, Taman Safari Indonesia II, Prigen, Pasuruan, yang merupakan lembaga konservasi di Indonesia sangat konsen terhadap keberadaan badak saat ini. Ada 3 ekor badak putih yang dimiliki oleh Safari Prigen.

“Badak putih merupakan badak terbesar daripada badak-badak lain yang ada di dunia. Berat badak putih ini bisa mencapai 1.360-3.630 kg dan ketebalan kulitnya bisa mencapai 1,5-5 cm. Namun dengan berat badan yang besar, badak merupakan salah satu satwa yang mampu berlari hingga 40 km/jam,” terangnya.

Ia menambahkan, badak putih atau Ceratotherium simum dalam bahasa latin, memiliki kekurangan pada penglihatan yang rabun namun pendengaran dan penciuman yang sangat tajam untuk menyeimbangkan penglihatannya.

“Ia merupakan hewan herbivora atau pemakan dedaunan atau rumput, badak juga menyukai tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Yang unik dari badak ialah, walaupun mereka memiliki kulit yang tebal namun kulit badak sangat sensitive terhadap serangga, sehingga mereka senang sekali melumuri tubuh mereka dengan lumpur. Dan mereka merupakan hewan nocturnal,” jelasnya.

Jantan badak dalam seksual pada usia 7-10 tahun sedangkan betina badak pada usia 6-7 tahun. Masa kebuntingan badak adalah 16 bulan namun badak merasa birahi hanya 2-3 tahun sekali.

“​Tidak hanya itu, di moment ini juga Safari Prigen merayakannya dengan menggelar “Hands For Rhino” acara yang mengkampanyekan betapa penting peran dari masyarakat luas unttuk menjaga kelestarian Badak di dunia khususnya di Indonesia,” ucapnya.

Acara ini dikemas mulai dari pemberian tumpeng untuk Badak yang ada di Safari Prigen, Keeper Talk, lomba mewarnai untuk anak hingga kuis berhadiah merchandise menarik salah satunya T-Shirt edisi khusus Hari Badak Sedunia dari Safari Prigen.

“Dan tidak tanggung-tanggung, kami juga memberikan diskon khusus bagi para pengunjung yang akan turut andil dalam acara ini, sebesar 40% sebagai penghargaan atas kepedulian pengunjung untuk turut serta pada kampanye “Hands For Rhino” dari Safari Prigen,” pungkasnya. (ajo/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Info