Walau Kondisi Serba Keterbatasan, Tak Surutkan Semangat Gadis Bersuara Merdu Ini Salurkan Bakatnya

Oleh : Hari Purnomo, Banyuwangi

 

(Kabarpas.com) – FANNY tampil di ajang lomba karaoke dengan penuh percaya diri di Sekardalu Cafe, Kelurahan Temenggungan, Banyuwangi.

Ketidak sempurnaan yang dimilikinya tidak membatasi bakat dan talenta yang dimiliki oleh Fanny Yolanda untuk menyalurkan potensi yang ia miliki.

Bahkan, acara lomba karaoke menjadi jalan untuk mengembangkan bakat serta kemampuan yang dimilikinya sejak kecil. Sebab bagi dia, percaya diri merupakan kunci untuk terus yakin akan kelebihannya dibalik kekurangan yang dimilikinya itu.

Dan di balik ketidaksempurnaannya itu, Fanny memiliki bakat yang terpendam. Dalam sebuah lomba karaoke yang diselenggarkan di Sekardalu Caffe itu Fanny tampil memukau para juri serta penonton yang hadir dalam acara tersebut.

Fanny tampil dengan penuh percaya diri walaupun untuk berdiri gadis kecil itu harus menggunakan alat bantu tongkat ketiak (Kruk). Membawakan lagu Banyuwangi dengan judul Koyo Langit Ambi Bumi salah satu murid SD Negeri Temenggungan itu berhasil membuat seluruh penonton bertepuk tangan dan bersorak sorai.

Tidak hanya sebatas menyanyi saja, Fanny juga lihai bergoyang mengikuti alunan tembang yang khas dengan irama musik kendang kempul tersebut. Fanny sudah mempunyai bakat bernyanyi sejak kecil, Dirinya memberanikan diri untuk menjajal panggung musik sejak kelas 5 SD.

“Saya sangat suka bernyanyi dan mengidolakan artis mbak Vita Alvia,” ujar Fanny kepada Kabarpas.com biro Banyuwang, Minggu (20/08/2017).

Sebenarnya Fanny akan dibuatkan kaki palsu dari kayu agar dapat digunakan untuk menunjang penampilannya. Akan tetapi karena biaya yang terbatas dan usia Fanny masih 12 tahun serta masih bisa tumbuh lagi maka niat tersebut diurungkan dan menunggu Fanny hingga berusia 17 tahun dahulu.

“Setiap hari pulang dan pergi sekolah diantar sama ibu karena lumayan jauh kalau jalan kaki pulang,” jelas Fanny.

Sebanyak 16 peserta tampil dalam acara lomba karaoke tingkat anak-anak tersebut. Yang membuat penonton semakin kagum ada salah seorang peserta atas nama Tafanny Yolanda. Gadis kecil yang biasa dipanggil Fanny itu tampil dengan penuh semangat walaupun dengan segala keterbatasannya.

Di sisi lain, gemerlapnya panggung pentas seni dalam acara lomba karaoke gratis yang diadakan oleh Sekardalu Caffe yang diikuti oleh peserta anak-anak. Meski begitu, para peserta anak-anak yang ikut mendaftar diwajibkan berusia 7 hingga 12 tahun.

Selain itu, tidak ada pungutan biaya bagi para pendaftar lomba karaoke tersebut alias gratis. Pasalnya, acara lomba ini digelar dalam rangka memeriahkan hari kemerdekan Republik Indonesia ke-72

Puluhan warga datang untuk menyaksikan lomba karaoke yang bertempat di Sekardalu Cafe yang ada di Kelurahan Temenggungan itu. Para peserta diwajibkan membawa kaset CD sendiri dengan tema lagu Banyuwangi.

Sementara itu, menurut warga sekitar Fanny tinggal bersama Ibu dan Neneknya karena Ayah Fanny sudah lama berpisah dangan sang ibu. sang ibu kini membuka usaha warung kopi di depan rumahnya yang ada di Lingkungan Temenggungan. Bakat bernyanyi yang dimiliki Fanny merupakan bakat alami.

“Fanny memang memiliki bakat menyanyi yang bagus tinggal dilatih vokal sedikit saja anak itu bisa memiliki suara emas,” ucap Ketua panitia, Taufik alias Upik.

Upik juga menambahkan jika Fanny tidak hanya memiliki suara yang bagus tetapi juga pandai menari dan memikat penonton walaupun dengan kekurangan yang dimilikinya tersebut.

“Saya salut dengan bakat yang dimiliki Fanny. Anak itu belajar bernyanyi secara otodidak,” ungkap Upik.

Selain itu penilaian juri tidak hanya berpatok pada suara saja. Tehnik serta penguasaan panggung juga tidak luput dari penilaian juri. Ekspresi dan kostum yang dikenakan oleh peserta juga menjadi bidikan para juri untuk memberikan poin lebih kepada para peserta.

“Semua peserta bagus. Akan tetapi ada salah satu peserta dengan segala kekurangganya mampu membius para penonton dengan lantunan suara indahnya itu,” papar Juri lomba karaoke, Totok DM.

Totok Dm juga menambahkan pemenang lomba nantinya akan diberi single lagu dan dapat diberi kesempatan untuk masuk ke dapur rekaman, Ajang lomba karaoke ini di samping memeriahkan hari kemerdekaan RI juga  untuk mencari bibit dan potensi khususnya bagi pelajar yang berusia dibawah 12 tahun.

“Karena saat ini artis cilik Banyuwangi sangat jarang sekali dan kami berharap adanya kegiatan ini mampu menemukan bakat-bakat yang terpendam seperti yang dimiliki Fanny,” pungkas Totok. (har/tin).

(Visited 8 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *