Innalillahi, Gus Afif Beji Wafat Usai Alami Kecelakaan di Purwosari

Reporter: Johan Samudra

Editor: Agus Hartanto

___________________________________________

Purwosari (Kabarpas.com) – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Wahid Hasyim Bangil. Salah satu pengajar di Ponpes tersebut, yang diketahui bernama Afifuddin (32) atau yang akrab disapa Gus Afif meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sengon, Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, Gus Afif dikabarkan meregang nyawa, setelah terjerat kabel telepon dan tertabrak mobil yang melaju berlawanan arah dengannya.

Menurut salah satu warga setempat, yakni Slamet menuturkan, korban naik motor seorang diri melaju dari arah utara menuju ke selatan.

“Tiba-tiba tubuh korban tersangkut kabel telepon yang ngelewer (berantakan.red) ke jalan. Sehingga motor yang dikendarai korban oleng ke kanan, dan korban masuk ke jalur berlawan dan tertabrak Honda Jazz,” tuturnya kepada Kabarpas.com, Minggu, (16/04/2017).

Sementara itu, salah satu petugas polisi lantas setempat, Iptu Marti mengatakan, korban meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Purwosari.

“Dari beberapa keterangan para saksi mata kejadian, korban tewas setelah terjerat kabel telepon yang menjuntai. Kemudian sepeda motor yang dikendarai korban yakni Honda Supra nopol N2996 TBL oleng dan masuk di jalur berlawanan. Bersamaan itu melaju Honda Jazz yang tidak diketahui nopolnya dan menabrak korban,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Setelah menanbrak korban, pengemudi Honda Jazz tersebut sempat keluar dan melihat korban yang tergeletak di tengah jalan, mendapati hal tersebut pengemudi Honda Jazz tancap gas (melarikan diri) ke arah Surabaya.

“Saat ini kami masih melacak keberadaan Honda Jazz yang melarikan diri. Dan kami juga telah berkoordinasi dengan pihak PT. Telkom dan mengamankan barang bukti yang ada,” pungkas perwira pertama Polwan dengan dua balok di pundaknya tersebut. (jon/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *