Baliho Bergambar Habib Rizieq dan Ulama NU Diturunkan, Ini Tanggapan Pihak Pemasang

Reporter: Zakariah

Editor: Titin Sukmawati

____________________________________________________________

Bangil (Kabarpas.com) – Menanggapi adanya penurunan baliho yang dilakukan secara paksa oleh puluhan Massa Ansor dan Banser Bangil. Hussien salah satu koordinator Ar-Riyad Bangil, saat dikonfirmasi mengaku kecewa dengan adanya penurunan baliho tersebut.

“Jujur kami sangat kecewa atas tindakan rekan Ansor dan Banser NU tersebut. Menurut kami gambar tersebut tidak masalah, karena pemasangan baliho sendiri tidak mengganggu pengguna jalan dan merupakan salah satu gerakan untuk membela Islam, ulama dan bangsa,” ucapnya kepada Kabarpas.com.

Ia menambahkan, pihaknya akan menggelar rapat dengan seluruh komponen yang ada atas tindakan yang dilakukan oleh massa Ansor dan Banser tersebut.

“Entah itu musyawarah atau berlanjut pada proses hukum. Hal tersebut menunggu hasil rapat yang akan kami gelar,” kata Husien sembari berpamitan hendak sholat Ashar, Kamis (02/03/2017) sore.

Sementara itu, dari pantauan Kabarpas.com, beberapa kali Ketua GP Anshor Bangil Saad Muafi terlihat berbicara lantang melalui telepon dengan seseorang.

“Apa susahnya menurunkan banner itu,” ucap Muafi pada orang dari seberang telepon selulernya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, puluhan massa Ansor dan Banser Bangil menurunkan secara paksa sebuah baliho berukuran besar, yang terletak di sisi utara Masjid Manarul Bangil, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Hal itu dilakukan lantaran pihak Banser Bangil menganggap tata letak pemasangan gambar salah satu ulama yang ada di dalam baliho tersebut kurang begitu tepat. (zak/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *