Disambar KA, Pelajar SMP Asal Nguling Alami Luka-luka

Bangil (Kabarpas.com) – Shafira Hag, 13, warga Nguling, Kabupaten Pasuruan disambar kereta api (KA), di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, kabupaten setempat. Beruntung dalam peristiwa tersebut ia selamat, dan hanya mengalami sejumlah luka. Sehingga harus dirawat di rumah sakit terdekat.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kala itu korban hendak pergi membeli susu ke Bangil. Sebelum berangkat, korban tak lupa berpamitan kepada gurunya. Pelajar kelas 2 SMP Al Uswah Bangil itu, menuju ke toko yang ada di seberang jalan, Pogar, Kecamatan Bangil, kabupaten setempat.

“Korban pergi ke toko dengan mengayuh sepeda ontel. Mulanya tidak ada masalah. Hingga ia sampai di perlintasan kereta api tanpa palang pintu,” kata Kapolsek Bangil, Kompol Abdul Hadi kepada Kabarpas.com, Kamis (03/11/2016).

Lantaran korban tak begitu memperhatikan kereta yang hendak melintas, petaka pun tak bisa terelakkan. Saat berada di ujung sisi perlintasan kereta api itu, tiba-tiba sebuah kereta api Logawa jurusan Purwokerto-Jember melintas. Tak ayal, kereta tersebut langsung menyerempet korban, hingga membuat korban jatuh.

“Saat menyebrang diperlintasan tanpa palang pintu, diduga korban tak melihat ada kereta api yang melintas. Akibatnya, korban terserempet kereta yang melaju dari arah Surabaya,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Peristiwa ini sontak mengejutkan warga sekitar. Sehingga warga pun berdatangan menuju ke lokasi untuk menolong korban. Oleh warga dan petugas yang berada di lokasi, korban langsung dibawa ke RS Masyitoh Bangil. (jon/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *