Ini Alasan Pelaku Membacok Juru Parkir Alun-alun Kota Pasuruan

Pasuruan (Kabarpas.com) – Pelaku pembacokan juru parkir Alun-alun Kota Pasuruan, Mustina mengaku nekat membacok Haji Angleng, lantaran dirinya terbakar api cemburu. Sebab istrinya seringkali digoda oleh korban. Bahkan, beberapa sesaat sebelum kejadian, korban sempat mengejek pelaku kalau istrinya akan diambil.

“Waktu itu korban mengejek saya seperti ini; cemburuan tak ambil istrimu ngap-manggap cangkemu,” kata Mustina kepada Kabarpas.com sembari mengingat perkataan korban yang membuat dirinya sakit hati dan jengkel.

Mustina menambahkan, karena sakit hati itulah akhirnya ia nekat membacok korban, yang kala itu sedang mau berangkat kerja dengan mengendarai motor Vario putih bernopol N 2549 WN. “Korban saya bacok dari arah belakang bagian kepala, dan kemudian ke beberapa bagian tubuh lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Yong Ferrydjon mengatakan, pelaku telah dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan pembacokan itu secara spontanitas,” imbuhnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang juru parkir di Alun-alun Kota Pasuruan tewas mengenaskan, setelah dibacok oleh pelaku bernama Mustina yang tak lain masih tetangga korban. Kala itu, korban yang diketahui bernama Haji Angleng (45), warga Jalan Hangtuah Gang 10 C, RT 01/RW 01, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan itu dibacok pelaku saat akan berangkat kerja, Senin (02/05/2016) sore. (ajo/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *